Festival Lampu Kota
 
 
 

Pukul sepuluh malam, jalanan lengang dan aku seorang diri. Di sudut inti-mu, beberapa orang sedang ingin sendiri saja, ketika rindu menyusup ke dalam malam yang diam dan dingin pada lampu-lampu kota.

Tak akan pernah ada jalan pulang di kota ini. Setiap saat orang-orang tersesat dan menyembunyikan diri sendiri, di suatu pertigaan jalan yang membelah antara kampung halaman dan sebaris lampu jalan.

Aku lenyap dan asing pada detik terakhir dari malam: "Kita tak akan pernah bertemu" dalam dinginku, dalam diammu.

Kata kunci:

#sajak#prosa#sastra#literasi#tengah malam

 


    Jadilah Orang Pertama yang Berkomentar!!!