Migrasi Hosting Solusi Hosting Gratis
 
 
 
S

pesifikasi:

-CMS wordpress

-Hosting gratis

-Domain gratis

Berbeda halnya dengan hosting berbayar, hosting gratis memiliki berbagai macam kekurang dimulai dari segi fasilitas yang terbatas, sampai dari segi server atau database yang sering mengalami maintenance atau error. Dan hal ini bukanlah persoalan yang sepele, karena hal ini dapat mempengaruhi jumlah pengunjung atau mempengaruhi SEO juga.

Tapi semua kekurangan di atas dapat disiasati dengan mengganti hosting setiap kali hosting

yang kita pakai mengalami maintenance, atau dengan kata lain, kita dapat meloncat dari satu hosting ke hosting lain yang lebih atau masih setabil. Sementara langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk meloncat ke hosting baru dapat disimak dibawah ini:

A. Backup/download database

    1. Masuk ke "c-panel hosting"
    2. Masuk ke "phpMyAdmin"
    3. Pilih database yang kita pakai.
    4. Klik tab "Export" -> "G0" -> jika ada pop-up download, langsung download, jika tidak ada dan muncul kode Mysql, copy-kan ke notepad dan save dengan ‘format’ .sql (contoh: najib.sql).
     

B. Backup/download Folder "Uploads"

Karena dalam folder inilah semua berkas gambar yang kita sisipkan pada thread dan berkas lainnya yang kita upload tersimpan.

  1. Masuk "c-panel hosting"
  2. klick "online file manager" (fasilitas yang menyimpan semua berkas situs).
  3. Masuk ke folder "wp-content" -> Download folder "uploads".
 

C. Upload semua berkas CMS ke hosting baru

Untuk mengupload berkas-berkas CMS atau yang lainya kita bisa menggunakan beberapa cara. Yang pertama, kita bisa menggunakan fasilitas yang telah disediakan pihak hosting itu sendiri atau dengan mengunakan bantuan software (filezilla: [download] http://filezilla-project.org/download.php) dan adapun langkah-langkahnya yaitu:

  1. Setelah didownload dan diinstall buka aplikasi filezilla.
  2. di bawah menu ada empat form untuk diisi : host, username, password, port.
  3. untuk form host, ketik tergantung alamat ftp anda, contoh: ftp.127.0.0.1/w174rd.
  4. untuk form username, ketik account cpanel anda.
  5. untuk form password, ketik password cpanel anda.
  6. untuk form Port, jika settingan server anda tidak diutak - atik, kosongkan saja atau isikan dengan 21.
  7. klik Quickconnect.
  8. jika data yang diinputkan tepat, anda akan terhubung dengan server anda. bagian kiri aplikasi menunjukan file pada desktop anda, bagian kanan aplikasi menunjukkan file - file di server anda. pada bagian server, masuk ke direktori ( folder ) public_html atau htdoct (tergantung hosting anda) .

catatan: jangan lupa untuk meng-upload folder "uploads" ke dalam folder "wp-content".

D. Upload database

Tahapan ini dilakukan untuk mengembalikan blog/situs kita ke keadaan semula, dengan postingan dan informasi-informasi yang telah kita sisipkan ke database menjadi sediakala lagi. Caranya:

  1. Masuk ke "c-panel hosting"
  2. Masuk ke "phpMyAdmin"
  3. Pilih database yang kita pakai.
  4. Klik tab "import" -> "telusuri" -> pilih file database yang telah kita export pada langkah A, dalam format .sql.
 

E. Memindahkan server domain

Karena hosting kita pindah, maka otomatis alamat server pun ikut pindah oleh karena itu setting dulu domainnya agar ketika kita ngeksekusi alamat situs maka hasil eksekusinya menuju ke server yang baru.

Caranya: cari tahu di http://www.google.com

Setelah langkah-langkah diatas selesai dilewati dengan baik, tahapan selanjutnya adalah kita tinggal mengeksekusi alamat situs/blog kita. Disini kita tinggal mengikuti tahapan awal membuat blog, seperti memasukkan beberapa informasi hosting, menginstall wordpress dan upgrade jika versi wordpress yang kita uploadkan lebih apdate daripada versi yang sebelumnya.

CATATAN:

- Ketika situs dieksekusi dan menghasilkan halaman berlayar putih (tidak ada apapun/error), kemungkinan karena kita harus mengembalikan tema/themes yang kita pakai sebelumnya. Cara mengatasi: Upload tema ke folder wp-content\ themes.

- Jika tema sudah diupload, tapi halaman tetap saja error kemungkinan karena ada "plugin" yang kita install sebelumnya. Cara mengatasi: Upload plugin yang kita pakai ke folder inklude wp-content\ plugins.

- Jika halaman utama/beranda situs tidak bermasalah, tetapi link-link menuju halaman lainnya bermasalah, kemungkinan besar itu karena permalinknya. cara mengatasinya: kita harus mengedit "permalinks" (anak-tab settings) ke keadaan Defaultnya dulu kemudian save dan jika link-link sudah bekerja dengan baik anda bisa mengedit kembali sesuai dengan selera anda.

- Sangat disarankun untuk tidak menggunakan satu referensi ini saja jika anda ingin memulai memigrasikan situs anda ke hosting yang baru, karena bagaimanapun tutorial ini ditulis oleh seseorang yang masih AMATEER dan tidak menutup kemungkinan terdapat kesalahan disana sini. Oleh karena itu, saya berharap jika ada master yang kebetulan mampir dan membaca tutorial sederhana ini dimohonkan untuk meluruskan kekeliruan itu, dan itu akan menjadi tambahan ilmu bagi saya.

- Kesalahan apapu yang terjadi ketika anda memulai mencoba tutorial ini, penulis tidak bertanggungjawab karena tutorial diatas telah penulis susun dengan sangat hati-hati dan telah penulis uji sebelumnya.

Kata kunci:

#

 


    Jadilah Orang Pertama yang Berkomentar!!!